KARANGANYAR–Bertempat di Kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) Karangnayar, Dewan Kerja Cabang (DKC) Karanganyar menggelar Sidang Paripurna Cabang (Sidparcab), Minggu (1/2-2026).
Sidparcab diikuti sejumlah 60 peserta utusan dari 17 Dewan Kerja Ranting (DKR) se-Kabupaten Karanganyar. Dihadiri beberapa Waka Kwarcab, andalan binamuda, dan kepala kantor.

Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Karanganyar, Kak Kurniadi Maulato yang diwakili Ketua Kwarcab Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa), Kak Agam Bintoro, menyampaikan Sidparcab bukan sekadar forum sidang, bukan hanya soal laporan, agenda, atau tata tertib. Sidparcab adalah ruang belajar kepemimpinan, ruang latihan demokrasi, dan ruang pembuktian bahwa Pramuka Penegak dan Pandega adalah generasi yang mampu berpikir, bersikap, dan bertanggung jawab.
“Kalian hadir di sini bukan sebagai penonton, tetapi sebagai wakil suara Pramuka Penegak dan Pandega di kwartir ranting masing-masing. Setiap pendapat yang disampaikan, setiap keputusan yang diambil, dan setiap sikap yang ditunjukkan mencerminkan kualitas generasi muda Karanganyar hari ini,” ujar Kak Kurniadi.
Dia menambahkan bahwa pemimpin besar tidak selalu lahir dari panggung besar, tetapi dari forum-forum kecil yang dijalani dengan kesungguhan. Bisa jadi, dari ruang Sidparcab kelak lahir pemimpin Gerakan Pramuka, pemimpin masyarakat, bahkan pemimpin bangsa.

“Gerakan Pramuka hari ini dituntut untuk adaptif, relevan, dan solutif. Tantangan zaman tidak semakin ringan. Dunia berubah cepat, teknologi berkembang pesat, dan persoalan sosial semakin kompleks. Maka, Pramuka Penegak dan Pandega tidak cukup hanya aktif, tetapi harus kritis, kreatif, dan berkarakter,” katanya.
Diharapkan melalui Sidparcab peserta bisa menyampaikan gagasan dengan santun, berani berbeda pendapat tanpa kehilangan rasa persaudaraan, dan mampu mengambil keputusan demi kemajuan bersama, bukan kepentingan pribadi atau kelompok.
Ketua DKC Karanganyar, Satria Nurhuda menyampaikan bahwa Sidparcab mengesahkan beberapa hal diantaranya standarisasi kegiatan, pengorganisasian DKR, rencana strategi kegiatan kepramukaan, efisiensi anggaran dan pembentukan regulasi pembinaan dan kegiatan pramuka penegak dan pandega di lingkup Kwarcab Karanganyar.
“Dalam Sidparcab ini kami melaporkan pertanggungjawaban kegiatan tahun 2025. Selain itu juga mengesahkan standarisasi kegiatan dan pengorganisasian DKR dengan perubahan kegiatan perkemahan besar DKR menjadi kegiatan partisipasi,” ungkap Satria.
Lanjutnya, juga telah disepakti mengenai rencana strategi kegiatan kepramukaan dalam menyikapi efisiensi anggaran pendapatan belanja daerah.
Selain itu juga disepakati acuan pembentukan regulasi pembinaan dan kegiatan Pramuka penegak dan pandega Kwarcab Karanganyar.
Kakgim–TIM HUMAS KWARCAB KARANGANYAR






Leave a Reply